Tutorial Strategi Melunasi cicilan jual beli rumah dengan cepat

Memiliki beban cicilan ke bank tentu tidak mudah dan sering membuat hidup tidak nyaman. Sanksi ketika telat membayar cicilan juga sering kali besar. Hal ini semakin diperburuk jika masa pelunasan mencapai 10 bahkan 15 tahun. Keinginan terbesar pakai pengaju pinjaman dana untuk rumah pastinya adalah pelunasan cicilan, sehingga bisa bebas dan menikmati rumah yang ditempati. Agar lebih cepat terlunasi, simak strategi melunasi cicilan jual beli rumah berikut ini:

  • Memberikan uang muka yang lebih tinggi

Pada saat mengajukan pinjaman, ada baiknya memberikan uang muka lebih banyak dari yang diharuskan. Jika uang Anda memang masih banyak tidak ada salahnya untuk menggunakannya sebagai uang muka. Semakin banyak uang muka yang dibayar maka semakin sedikit sisa pokok cicilan, dengan begitu proses pelunasan dan bunganya akan semakin kecil.

  • Mengalokasikan dana untuk mengurangi sisa pokok

Jika pada bulan-bulan tertentu jumlah pendapatan bertambah, Anda bisa menggunakannya untuk menambah cicilan rumah. Uang ini bisa disisihkan kemudian dialokasikan untuk mengurangi sisa pokok bulan berikutnya. Jika hal ini rutin dilakukan maka suku bunga yang harus dibayar juga semakin berkurang. Pengalokasian dana ini bisa terbantu juga dengan adanya inflasi, misalnya jika pada tahun pertama cicilan Anda digaji Rp. 8.000.000 per bulan dan harus membayar cicilan sebesar Rp. 4.000.000 per bulan. Kemudian pada tahun ke tiga cicilan sdah terjadi inflasi sehingga gaji Anda menyesuaikan kebutuhan pokok menjadi Rp. 10.000.000 per bulan. Namun, meski terjadi inflasi cicilan harus Anda bayar tetap Rp. 4.000.000 per bulan. Anda bisa mengalokasikan sebagian besar dana Anda untuk mengurasi sisa pokok hutang.

  • Take over ke bank lain

Strategi terkahir adalah dengan take over, yaitu memindahkan kredit Anda ke bank lain. Anda dapat pindah ke bank lain yang memiliki bunga lebih kecil sehingga tidak membebani proses pencicilan. Namun, perlu diperhatikan bahwa ketika Anda melakukan take over maka Anda akan mendapatkan pinalti dari bank karena telah melanggar perjanjian. Anda juga harus dikenakan biaya untuk prosesnya take over.

Tips Jual Beli Tanah secara Tunai